Instacerita: Pengukur Arah Kiblat — Mata Puisi ಠ Hasan Aspahani

Instacerita oleh Hasan Aspahani 1. MASJID besar di kota kelahirannya itu arah kiblatnya salah. Dia tahu, dia merasakan itu sehabis salat magrib berjamaah, pada hari pertama kepulangannya. Masjid itu dibangun di atas lahan masjid lama. Seingatnya dulu arah kiblat masjid itu tak seperti sekarang. Dua puluh tahun di kantor pusat ia mengurusi hal itu. Ia […]

via Instacerita: Pengukur Arah Kiblat — Mata Puisi ಠ Hasan Aspahani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s